Senin, 25 November 2013

2N GOES TO UK: WINSOR, STONEHENGE AND OXFORD DAY 3

Hari ketiga, kami sudah memesan one day tour ke Stonehenge, Windsor Castle dan Qxford. Pemesanan Evanevans Tour dilakukan secara online sejak dari Indonesia, dengan harga 44 poundsterling perorang. Harga tersebut hanya untuk bus dan tour leader, untuk tiket masuk Windsor Castle dan Stonehenge masih harus membayar lagi on the spot, 20 pounds perorang, fiuhh...

            Pagi-pagi sekali kami sudah berangkat dengan menggunakan subway menuju Victoria Coach Station, meeting point tempat bus akan berangkat. Terminal bus terbesar di London ini sangat rapi dan bersih, dengan display yang cukup jelas dan informatif. Bus kami berukuran cukup besar berkapasitas kurang lebih 40-an kursi dan semua kursi penuh terisi. Hanya kami muka melayu yang tampak, yang lainnya bule-bule dari berbagai bangsa dan usia. Natassja satu-satunya balita peserta tur, disamping seorang anak perempuan berusia 12 tahun dari Amerika.

            Tujuan pertama adalah Windsor Castle, jaraknya kurang lebih 1 jam dari kota London. Di istana inilah Ratu Elizabeth II lebih sering bermukim, tapi hari itu beliau sedang di London karena menghadiri pemakaman mantan perdana mentri Margareth Thatcher. Dari tempat parkir bus di Alexandra Park kami harus berjalan cukup jauh (dan menanjak) untuk menuju istana, ditambah lagi antrian untuk masuk ternyata lumayan panjang.

Windsor Castle
Natassja at Alexandra Park

            Istana ini cukup luas, dengan banyak bangunan yang sebagian diantaranya dibuka untuk umum, seperti St George Chapel, Queen Mary’s doll house dan The State Apartments. Bangunan istana ini mirip dengan gambaran istana di buku-buku dongeng, dengan dinding batu yang tinggi, pintu-pintu kayu berukuran besar dan menara-menara yang tinggi menjulang. Hanya ksatria berbaju zirah dan putri-putri bergaun panjang saja yang tidak tampak disini J Sebagai panduan, tersedia audio tour gratis di pintu masuk setelah pemeriksaan tiket dan barang bawaan. Kami hanya berkeliling sebentar saja karena Natassja sudah cukup lelah, akhirnya sambil menunggu peserta tur yang lain kami duduk-duduk di Alexandra Park sambil mengudap fish and chips.

            Tujuan selanjutnya adalah Stonehenge di kawasan Wiltshire, dekat kota Salisbury. Monumen batu yang tersusun melingkar ini berasal dari zaman prehistorik, kurang lebih 3000-2000 tahun sebelum masehi. Fungsi dari susunan batu inipun belum jelas hingga saat ini. Sebagian berpendapat bahwa tempat ini adalah semacam altar persembahan, ada pula pendapat bahwa tempat ini adalah pemakaman, bahkan disebut sebagai tempat penelitian astronomi di masa lalu. Wallahu alam, tetapi menurut saya masih lebih magical dan indah peninggalan masa lalu di Indonesia seperti Candi Borobudur atau candi lainnya J

Stonehenge

            Hanya kurang lebih 1 jam saja kami berkeliling disini, selanjutnya kami menuju kota Oxford. Kota yang terkenal dengan University of Oxford nya, salah satu perguruan tinggi terbaik di seluruh dunia. Kota ini hanyalah sebuah kota kecil yang didominasi oleh bagunan-bangunan indah dari masa lalu.  Sebagian besar bangunan di kota inipun adalah bagian dari University of Oxford yang memiliki 37 colleges. Beberapa yang terkenal diantaranya adalah Christ Church, Trinity, dan Pembroke. Christ Church College digunakan sebagai lokasi shooting film Harry Potter, dimana dining hallnya disetting sebagai Hogwarts School Great Hall. Beberapa bangunan terkenal lain diantaranya Bodleian Library dan Radcliffe Camera. Beberapa bangunan dan college memperbolehkan masyarakat umum untuk masuk, ada yang gratis adapula yang memberlakukan tiket masuk. Melihat suasana kampus yang menyenangkan, bangunan dan tempat-tempat yang indah membuat anak sulung saya Nadhif bermimpi kelak akan melanjutkan pendidikannya disini. Aamiin... semoga keinginanmu bisa terkabul, nak! J
Oxford City
Bodleian Library

Tidak ada komentar:

Posting Komentar