Apabila berjalan-jalan di Paris sendiri atau tanpa
ikut tur, kita dapat mengakses transportasi publik dengan cukup mudah. Akses
metro atau kereta bawah tanah cakupannya cukup luas meliputi zone 1-6. Untuk
tujuan ke daerah pinggiran kota, tersedia kereta RER. Memang harus sedikit
usaha, yaitu browsing di situs public transport Paris http://www.ratp.fr untuk mengerti sistem
transportasi, pembelian tiket, dan mengunduh peta transportasi.
| Becak ala Paris di Avenue de Champs Elysees |
Satu kesulitan yang saya jumpai
adalah saat ingin bertanya kepada seseorang. Apabila di halte atau stasiun
kereta ada petugas, mereka biasanya cukup berbaik hati untuk membantu dan
menerangkan dengan menggunakan bahasa Inggris. Tetapi agak sulit apabila kita
bertanya kepada orang yang melintas. Kebanyakan hanya menggeleng atau menjawab
dalam bahasa Perancis. Satu hal lagi, jangan pernah menyerobot antrian. Saya
pernah mendapatkan pelototan seseorang, saat itu saya sudah meninggalkan loket
pembelian tiket kereta, lalu kembali untuk menanyakan sesuatu. Walaupun saya
meminta ijin kepada orang yang sedang mengantri, mereka menjawab dengan nada
kesal dan melotot menyuruh saya untuk antri, padahal pertanyaan saya hanya
singkat dan cukup mendapatkan jawaban ya atau tidak saja dari petugas.
Apabila malas repot-repot browsing,
bertanya,atau membaca peta, ikut grup tur lokal dapat menjadi pilihan. Ada
banyak pilihan tur, dari yang gratis sampai yang membayar. Free walking tour
yang diadakan pada hari dan jam tertentu, tur dengan naik sepeda, atau naik bus
atau kapal hop on hop off.
| Hop on hop off bus, les cars rouges |
Bus hop on hop off banyak dijumpai
di Paris. Biasanya berupa bus tingkat dengan atap terbuka, dilengkapi audio
guide dengan berbagai macam pilihan bahasa (sayang tidak ada pilihan bahasa
Indonesia). Bus ini berjalan perlahan dengan rute melewati icon-icon wisata, dan berhenti di beberapa
halte dekat tempat wisata tersebut. Kita bisa naik turun bus sesuka hati di
tempat-tempat tersebut, selama satu atau dua hari, tergantung dengan tiket yang
kita beli. Diantaranya yang terkenal adalah L’Open Tour dan Les Car Rouges.
Harga tiketnya memang cukup mahal, sekitar 29-31 euro/hari dan 32-35 euro untuk
2 hari, tetapi dijamin tidak bakalan nyasar. Sepanjang perjalanan kita dapat
mendengarkan keterangan mengenai tempat-tempat yang dilewati dari audio guide.
Untuk mendapatkan pengalaman yang
berbeda, dapat juga dipilih kapal hop on hop off. Kapal ini menyusuri Sungai
Seine, dan berhenti di dermaga-dermaga yang berdekatan dengan icon wisata. Sama
seperti bus hop on hop off, kita bisa naik turun sesuka hati sesuai dengan lama
tiket. Salah satu yang ngetop adalah Batobus, dengan harga tiket sedikit lebih
mahal daripada bus
(Dimuat di Rubrik Eksotika Radar Malang 22 April 2013)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar